Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2020

4 Hal Penting Tentang Harga Saham

Gambar
Pergerakan harga saham bisa tercermin dari grafik (chart) historis dan bid-offer yang terbentuk di hari tersebut. Jika anda trader saham yang mengandalkan pergerakan harga saham untuk trading, maka keputusan utama anda membeli saham adalah berdasarkan analisa chart & bid offer tersebut.  Grafik saham Bid offer saham Sebenarnya pergerakan harga saham (yang tercermin dari grafik dan bid-offer harian) bisa mencerminkan beberapa hal penting. Ada 4 hal penting tentang pergerakan harga saham yang perlu anda ketahui:     1. Fluktuatif harga  Harga saham selalu naik dan turun (fluktuatif). Tetapi tingkat cepat lamanya fluktuatif setiap saham itu berbeda-beda. Ada saham yang fluktuatifnya sangat cepat. Ada saham yang fluktuatifnya sangat cepat. Ada saham yang fluktuatifnya sedang. Ada saham yang fluktuatifnya lambat, bahkan sangat lambat.  Pada umumnya, semakin rendah likuiditas suatu saham, fluktuatif (naik-turunnya) harga saham akan SEMAKIN CEPAT. Saham2 yang likuiditasnya rendah, seringk

Analisa Market: Indeks Dow Jones, S&P500, Nasdaq

Gambar
Di halaman Rekomendasi Saham, saya sering mengulas analisa dan pergerakan saham-saham yang potensial. Tapi disitu, saya juga sering menambahkan ulasan-ulasan tentang kondisi pasar saham Amerika Serikat (AS) terkini khususnya indeks Dow Jones, indeks SP500 dan indeks Nasdaq.  Dari sinilah banyak rekan-rekan pembaca web Saham Gain bertanya: "Pak kenapa sering ulas Bursa saham AS juga? Pengaruhnya apa ke IHSG? Bukankah kita trading di pasar saham Indonesia, apakah Bursa saham AS juga bisa mempengaruhi IHSG?" Memang pergerakan pasar saham AS (ketiga indeks itu tadi) tidak selalu berpengaruh terhadap IHSG. Tetapi ada momen dan saat-saat tertentu di mana anda harus memperhatikan pergerakan indeks2 tersebut, karena indeks AS juga bisa mempengaruhi pergerakan IHSG..  Dalam hal apa anda perlu memperhatikan pergerakan indeks Dow Jones, SP500, Nasdaq? Ketika pasar saham sedang mengalami kondisi (strong) bearish, dan banyak sekali sentimen2 negatif di seluruh pasar saham dunia, maka un

Mencari Data Aksi Korporasi Perusahaan

Gambar
Aksi korporasi (corporate action) yang dilakukan perusahaan dapat memiliki pengaruh yang besar pada harga saham, sehingga aksi korporasi ini penting untuk anda cermati terutama kalau anda berniat mengincar saham2 yang dalam waktu dekat akan melakukan aksi korporasi.  Historis aksi korporasi yang dilakukan emiten juga bisa anda jadikan sebagai analisa, untuk melihat apakah aksi korporasi perusahaan tertentu memiliki pengaruh yang signifikan ke harga saham atau tidak.   Jika anda ingin menganalisis aksi korporasi dan pengaruhnya ke pergerakan saham jangka pendek - menengah, anda bisa mencari data historis aksi korporasi perusahaan. Yup, anda bisa mencarinya melalui situs IDX.  Berikut langkah-langkah mencari data aksi korporasi perusahaan:   1. Buka situs Idx.co.id --> Perusahaan Tercatat --> Aksi Korporasi  Tampilan IDX seperti diatas dan untuk mencari aksi korporasi perusahaan, anda bisa ikuti langkah2 seperti pada gambar diatas.  2. Cari aksi korporasi yang anda inginkan Setelah

Strategi Portofolio Aktif dan Pasif - Bagian II

Di pos sebelumnya yang sudah kita bahas bersama disini:  Strategi Portofolio Aktif dan Pasif - Bagian I , kita sudah membahas mengenai strategi portofolio aktif dan strategi portofolio secara umum.  Seperti yang kita bahas, bahwa portofolio saham itu merupakan kombinasi beberapa saham, di mana portofolio bisa dibagi menjadi portofolio diversifikasi dan portofolio konsentrasi. Selain itu, portofolio investasi dibagi menjadi strategi portofolio aktif dan portofolio pasif.  Di bagian II tulisan ini, kita akan membahas lebih detail mengenai strategi portofolio pasif dan penerapannya di dalam investasi saham.  JENIS STRATEGI PORTOFOLIO PASIF  Ada dua cara atau jenis yang digunakan ketika menggunakan strategi portofolio pasif, yaitu beli dan simpan saham (buy and hold) dan mengikuti indeks saham / sektor (Indexing alias trend following). Berikut penjelasannya:   1. Beli dan simpan (buy and hold) Strategi ini dilakukan dengan cara menganalisa saham-saham perusahaan secara detail berdasarkan k

Strategi Portofolio Aktif dan Pasif - Bagian I

Di dalam dunia investasi, istilah terdapat istilah strategi portofolio. Strategi portofolio adalah   instrumen investasi tertentu yang anda miliki dengan tujuan mendapatkan profit.   Teori portofolio pertama kali dibahas oleh Harry M. Markowitz (1972) dalam model investasinya yang dikenal sebagai Model Markowitz. Teori ini dibentuk dengan tujuan menghasilkan portofolio optimal yang mampu memberikan return ekspektasi maksimal dengan tingkat risiko tertentu.   Teori portofolio yang diperkenalkan oleh  Markowitz   bisa diterapkan dalam banyak instrumen investasi, termasuk instrumen investasi saham. Portofolio saham adalah beberapa kombinasi jenis saham yang dimiliki oleh seorang trader / investor. Menurut komposisi saham, portofolio saham dapat dibedakan menjadi dua yaitu: Portofolio konsentrasi dan portofolio diversifikasi .  PORTOFOLIO SAHAM KONSENTRASI  Portofolio konsentrasi merupakan strategi membeli saham dengan cara meng-konsentrasikan saham-saham di sektor yang sama yang memiliki

Saham Paling Aman untuk Dibeli

Beberapa waktu lalu saya mendapatkan pertanyaan dari salah satu rekan pembaca web Saham Gain ini. Pertanyaannya sebagai berikut: " Pak Heze saham apa yang paling aman untuk dibeli? Saya ingin beli saham yang pasti dan menghindari fluktuatif harga yang terlalu tinggi. Terima kasih atas jawabannya."  Jawaban saya:  Tidak ada saham yang sangat aman, apalagi saham yang bebas risiko.  "Tapi Pak, bukannya ada saham blue chip yang harganya stabil dan kinerja fundamentalnya bagus? Bukankah saham-saham tersebut sangat aman untuk dibeli?" Timpal anda. Anggapan saham blue chip, saham-saham consumer goods adalah saham yang aman menurut saya pribadi kurang tepat. Saya setuju bahwa saham-saham yang kinerjanya bagus, saham2 yang produknya selalu dibutuhkan masyarakat itu merupakan saham yang cenderung aman, akan tetapi tidak ada saham yang terlalu aman.  Hal ini k arena semua saham itu mengalami fluktuatif harga, tidak peduli saham blue chip atau bukan. Ada banyak penyebab mengap

4 Momen yang Bagus untuk Beli Saham

Gambar
Pada saat anda memutuskan untuk membeli saham, anda harus bisa melakukan kombinasi analisa teknikal dengan momen yang bagus. Di web Saham Gain ini, saya juga sudah beberapa kali menuliskan bahwa momentum dalam trading itu sangatlah diperlukan, supaya anda tidak mudah terjebak membeli saham di saat yang salah.  Seperti apa momen yang bagus untuk membeli saham itu?  Berdasarkan pengalaman trading yang saya jalankan, terdapat empat momen bagus yang bisa anda manfaatkan untuk membeli saham:   1. Saat harga saham sedang diskon atau murah Ketika anda menemukan banyak saham (terutama saham-saham pilihan anda) yang sedang diskon atau murah, maka itulah momen yang bagus untuk anda membeli saham. Jangan menyia-nyiakan momen ini.  Konsep dasar trading yang harus anda pahami adalah: Beli saat mau naik dan jual saat mau turun. Ini artinya ketik harga saham sudah diskon, saham tersebut sesungguhnya sudah menunjukkan potensi akan naik.  Ibarat ketika supermarket memberikan harga diskon di momen terte

4 Momen yang Bagus untuk Beli Saham

Gambar
Pada saat anda memutuskan untuk membeli saham, anda harus bisa melakukan kombinasi analisa teknikal dengan momen yang bagus. Di web Saham Gain ini, saya juga sudah beberapa kali menuliskan bahwa momentum dalam trading itu sangatlah diperlukan, supaya anda tidak mudah terjebak membeli saham di saat yang salah.  Seperti apa momen yang bagus untuk membeli saham itu?  Berdasarkan pengalaman trading yang saya jalankan, terdapat empat momen bagus yang bisa anda manfaatkan untuk membeli saham:   1. Saat harga saham sedang diskon atau murah Ketika anda menemukan banyak saham (terutama saham-saham pilihan anda) yang sedang diskon atau murah, maka itulah momen yang bagus untuk anda membeli saham. Jangan menyia-nyiakan momen ini.  Konsep dasar trading yang harus anda pahami adalah: Beli saat mau naik dan jual saat mau turun. Ini artinya ketik harga saham sudah diskon, saham tersebut sesungguhnya sudah menunjukkan potensi akan naik.  Ibarat ketika supermarket memberikan harga diskon di momen terte

Analisis Saham: Dead Cat Bounce Trading

Gambar
Pernahkah anda mendengar istilah DEAD CAT BOUNCE ? Istilah ini seringkali digunakan di dalam dunia trading saham khususnya ketika kita membahas analisis teknikal. Jadi, apa maksudnya dead cat bounce itu? Kalau diterjemahkan secara per kata dead = mati, cat = kucing, bounce = lompatan / pantulan. Di dalam trading saham, istilah dead cat bounce artinya kenaikan harga saham yang bersifat sementara alias 'kenaikan tipuan'.  Jadi saham hanya naik sebentar lalu membentuk tren turun lagi. Tentu saja hal ini bisa menipu trader. Kebanyakan trader yang melihat saham naik (padahal pasar saham masih bearish), trader mulai berburu sahamnya dalam jumlah, padahal kenaikannya hanya sesaat saja. Tidak lama kemudian saham tersebut balik turun lagi.  Sebenarnya istilah dead car bounce ini mirip dengan technical rebound (TR). TR adalah kenaikan saham yang terjadi sementara setelah turun. Kalau anda ingin baca lebih lanjut tentang TR, anda bisa baca disini: Technical Rebound Saham.  Dead cat bounce