Postingan

Menampilkan postingan dengan label Saham LQ45

Strategi Trading: Saham LQ45 Terbaru

Gambar
Saham LQ45 adalah salah satu indeks saham unggulan di Indonesia, di mana saham2 LQ45 berisi daftar 45 saham paling likuid di Bursa Efek Indonesia (BEI). Setiap 6 bulan sekali, saham-saham LQ45 diperbaharui. Anda bisa baca pos saya disini untuk detailnya: Daftar Saham Indeks LQ45 Terbaru.  Artinya, ada beberapa saham yang dikeluarkan dari saham LQ45. Dan diganti dengan beberapa saham baru yang dianggap memenuhi kriteria LQ45. Biasanya sekitar 3-4 saham akan diperbaharui di indeks saham LQ45.  Saya juga seringkali share baik di web Saham Gain maupun di grup FB Saham Gain ketika indeks saham LQ45 diperbaharui. Dari situlah, s aya beberapa kali menerima pertanyaan dan beberapa pembaca: "Pak Heze kalau ada saham LQ45 yang baru masuk, apakah bagus untuk ditradingkan? Apakah ada potensi naik cepat?" Tentu tidak ada jawaban hitam putih untuk pertanyaan ini, karena berdasarkan yang saya amati, saham-saham pendatang baru LQ45 tidak selalu naik.  Namun banyak juga saham-saham yang baru

Daftar Saham Indeks LQ45 Terbaru

Saham LQ45 adalah saham-saham penggerak IHSG. Hal ini dikarenakan sebagian dari saham2 LQ45 merupakan saham2 blue chip yang memiliki nilai kapitalisasi pasar yang besar. Sesuai namanya, saham LQ45 yang artinya likuid 45, berarti berisi daftar 45 saham yang paling likuid di Bursa Efek.  Baca juga:  Kriteria dan Syarat Saham Masuk LQ45. Bursa Efek Indonesia melakukan pembaharuan saham-saham LQ45 setiap 6 bulan sekali, yaitu setiap Februari-Agustus dan Agustus-Februari. Berikut ini adalah daftar saham LQ45 untuk periode Februari 2020 - Juli 2020.  1. PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) 2. PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)  3. PT Adaro Energy Tbk (ADRO)  4. PT AKR Corporindo Tbk (AKRA)  5. PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) 6. PT Astra International Tbk (ASII) 7. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) 8. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) 9. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) 10. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) 11. PT Chroend Pokhpand Indonesia Tbk (CPI